
Setiap hari sel-sel tubuh kita ada saja yang mati (sekitar 300 miliar) dan untuk mengganti sel-sel yang mati itu, tubuh melahirkan sel-sel yang baru. Untuk bisa melahirkan sel yang baru, tubuh perlu bahan dasar pembuat sel. Darimanakah bahan dasar itu berasal? Dari apa yang kita makan dan minum.
Jika kita makan makanan yang sehat, maka tubuh akan mendapat bahan dasar pembuat sel yang sehat, sehingga terlahirlah sel yang sehat pula. Kumpulan sel yang sehat ini akan menjadi jaringan yang sehat. Kemudian jaringan yang sehat ini juga membentuk organ yang sehat pula. Maka terbentuklah tubuh kita yang sehat dan kuat.
Hal sebaliknya pun terjadi, jika kita makan makanan yang tidak sehat, maka tubuh akan mendapat bahan dasar pembuat sel yang tidak sehat, sehingga terlahirlah sel yang tidak sehat pula. Sel ini adalah sel yang lemah bahkan memiliki kelainan atau cacat sel. Kumpulan sel yang cacat atau tidak sehat ini akan menjadi jaringan yang cacat atau tidak sehat. Kemudian jaringan yang tidak sehat ini juga membentuk organ yang tidak sehat pula. Maka terbentuklah tubuh kita yang lemah, tidak sehat atau memiliki kelainan.
Jadi, makanan bisa menjadi kunci untuk membuat tubuh tetap sehat sekaligus kunci untuk membuat tubuh jatuh sakit.
Apa yang Anda masukkan ke dalam tubuh sangatlah mempengaruhi kesehatan dan kehidupan Anda. Kandungan gizi dari makanan yang masuk ke tubuh sangat menentukan komposisi membran sel, sumsum tulang, darah dan hormon.
Metabolisme tubuh kita sangat dipengaruhi pola hidup dan makan kita. Diabetes, kanker, sakit jantung, stroke, asam urat, maag, hipertensi, alergi, kolesterol tinggi, dan masih banyak lagi lainnya bisa dikarenakan oleh karena pola makan yang tidak sehat. Untuk penyembuhannya harus memperhatikan sampai ke kedalaman pembentukan sel yang sehat, bukan dengan cara suntikan insulin atau obat-obatan kimia yang hanya menekan gejala saja. Dan seperti yang dijelaskan tadi, untuk membentuk sel yang sehat Anda perlu mengkonsumsi yang sehat-sehat pula.
Jadi kuncinya adalah nutrisi dan Self Healing (kemampuan tubuh menyembuhkan diri sendiri). Jika kita mengkonsumsi makanan-minuman yang sehat, maka kita akan memiliki self healing yang ajaib dan tubuh yang sehat serta kuat.
Sebelum tahun 1993, daftar penyebab utama kematian di dunia, khususnya negara besar seperti Amerika Serikat adalah penyakit jantung, kanker dan stroke. Namun pada tahun itu Michael J. McGinnis MD dan William Foege MD, mengubah paradigma tersebut dengan menerbitkan laporan tentang penyakit dalam Journal of American Medical Association.
Para ilmuwan tersebut menyimpulkan bahwa lebih dari separuh kematian tahunan di Amerika Serikat (sekitar 1 juta orang) adalah kematian prematur (dini) yang sebenarnya bisa ditunda dengan mengubah pola makan dan gaya hidup.
Kematian prematur di usia dini bisa dicegah dengan memodifikasi pola makan dan gaya hidup seperti tidak merokok, atur pola makan sehat, olahraga, tidak mengonsumsi alkohol, tidak menggunakan narkoba dan berperilaku seksual yang aman.
“Kebiasaan makan tak sehat, merokok, dan tak olahraga menyebabkan 700.000 kematian prematur di AS pada tahun 1990,” jelas Michael J. McGinnis, MD, seperti dilansir dari MSNBC, Kamis (14/10/2010).
Di tahun 2004, sekelompok ilmuwan di Center for Disease Control and Prevention (CDC) juga telah mengkaji masalah ini dan mencapai kesimpulan yang sama. Makanan yang tidak sehat juga menambah risiko kematian prematur, yaitu karena obesitas (kegemukan) dan diabetes.
Makanan yang sehat adalah makanan mengandung cukup gizi, cukup nutrisi, cukup kalori, bebas dari zat aditif seperti pewarna, perasa, pemanis, zat pengawet dan hormon buatan.
Jadi kondisi tubuh sangat dipengaruhi oleh makanan yang masuk baik makanan yang sehat maupun yang tidak sehat. Tubuh perlu menggantikan miliaran sel setiap hari dan makanan yang dikonsumsi adalah sumber utama untuk menggantikan sel-sel tersebut.